Sabtu, 30 Oktober 2010

Penggemar Musik Underground

Mendengar nama kelompok band atau komunitas underground memang terkesan angker, liar, seperti komunitas yang tidak beragama, mengusung kebebasan, penikmat drugs, tatto, dan stigma buruk lainnya. Tapi, tidak  banyak yang tahu, bahwa tidak  semua komunitas underground terbius racun westernisasi. Ada memang diantara mereka yang telah melalui lembah hitam, namun hidayah merangkulnya untuk kembali ke jalan yang lurus. Kebanyakan penggemar underground yang sudah melalui fase musik, biasanya akan masuk ke fase pemikiran. Jika sudah masuk ke fase pemikiran, mereka dihadapkan oleh dua pilihan: menjadi atheis atau menjadi agnostic (percaya Tuhan tapi tidak beragama). Ini dapat dilihat pada saat terdengar adzan mereka menghentikan aktifitas dan beberapa diantara mereka langsung melakukan ibadah sholat.  
Penggemar musik metal/underground ini lebih bisa meredam emosi negatif dan lebih ekspresif. Meneriakan kemarahan, kebencian, kemunafikan, ketidak adilan, keputusasaan, penghianatan, dan ketidak percayaan semua diteriakan didalam metal itu, mencoba mengekspresikan, menyampaikan emosi, unek-unek yang ada di kepala dan menumpahkannya di dalam metal itu. Mengeksploitasi dan mengekspresikannya melalui hal yang positif tanpa kekerasan, meneriakan diiringi dengan alunan nada yang keras dan iringan masa hitamnya yang berhead banger (berjoget dengan memutarkan kepala).
Perilaku penggemar musik ini cenderung bervarisi dalam mengekspresikan pada saat menghadiri acara musik Underground, misalnya:
1.      Menggunakan kaos serba hitam
2.      Cenderung berkelompok
3.      Melakukan headbang ketika musiknya enak
4.      Sebagian ada yang merasa nyaman jika mereka sambil minum alkohol
5.      Ada juga yang sekedar duduk menikmati musik
6.      Ada yang membeli aksesoris atau semacamnya yang dijual oleh distro – distro underground.  
Jadi dapat disimpulkan bahwa sisi lain penggemar musik underground yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat memiliki sisi positif,,misalkan:
1.      Persatuan, kebersamaan, persaudaraan, perjuangan yg sangat tinggi dan terjalin dengan baik.
2.      Anti senggol bacok
3.      Musik anti trendi dan gaul
4.      Tidak mementingkan trend dan lagu - lagu jaman sekarang,yang cenderung cuman banyak gaya, monoton, posesif, bahkan mengajarkan hal - hal buruk, selingkuh contohnya di lagu – lagu  pop/dangdut
5.      Musik anti maksiat (memperlihatkan aurat)
6.      Hanya tersedia di distro metal dan event - event
7.      Memiliki jiwa seni sangat tinggi :
·         Mulai dari lirik lagu berfilosofi, kelihaian bermain alat musik serta susunan nada
·         Komunitas yang kreatif membuat gambar, stiker, kaos, atribut, emblem, poster, pamflet, pakaian lengkap, kaset pita, CD, DVD, topi serta aksesoris lainnya
·         Mengeksistensikan musik indie.
8.      Musik yang mendukung perjuangan Indonesia :
·         Membuat tulisan/stiker yang berisi pesan motivasi untuk negara dan kehidupan karena secara otomatis mempersatukan bangsa
·         Membela kaum tertindas, rakyat tertindas
·         Benci akan penguasa/pemimpin yang semena-mena
9.      .Ekspresi sebebas mungkin
10.  Band dan musik yang tidak akan pernah mati dan eksis selamanya. misalnya : band pop terkenal cuma sesaat dan yang lebih parahnya musik pop sekarang ada yang namanya posisi teratas dan saling saingan
11.  Anti penguasa
12.  Didalam komunitas musik metal tidak ada yang namanya penguasa atau ketua karena semua sama dan bersaudara
13.  Musiknya penuh filosofi
14.  Menurut penelitian musik metal dapat menghilangkan strest, pelepas emosi, mempertajam seni dan imajinasi.
15.  Banyak terdapat pesan-pesan moral dunia dan akhirat
Jadi penggemar musik Underground tidak seperti yang dibayangkan orang pada umumnya yang terkesan angker, liar, urakan, dll. Kesan orang tersebut muncul semata-mata hanya karena melihat dandanan atau cara berpakaian serta musik yang digemari  komunitas ini. Orang umum tidak mengenal secara mendalam tentang komunitas yang dapat dikatakan terpinggirkan ini sehingga mereka memandang  komunitas ini hanya dengan sebelah mata. 
Tuh pandangan q  terhadap penggemar musik underground sepengetahuan q...selama aq menghadiri acara musik underground dan kumpul dengan mereka.....maka "jangan hanya melihat orang dari luarnya tapi juga hatinya",,maksutnya boleh melihat orang dari tampilan fisiknya tapi jangan langsung men-judge orang itu baik/buruk....ok!!!
selamat menikmati musik underground....haha...\m/

Rabu, 20 Oktober 2010

ikut organisasi mahasiswa

petualangan q didalam organisasi mahasiswa ini terjadi pada saat masuk menjadi mahasiswa di salah satu PTS di Surabaya. molai jadi panitia kegiatan (dari anggota,,koordinator sampai ketua)..aq molai menikmati dan serius saat sudah 1 tahun kuliah,,awal mulanya menjadi pimpinan sidang suksesi(pemilihan ketua himpunan jurusan) yang kandidatnya salah 2 sahabat q..kemudian jadi pengurus di himpunan setelah itu menjadi ketua panitia diklat mahasiswa jurusan trus menjadi panitia kegiatan himpunan koordinator ospek kampus sampe SC (stering commite) ospek kampus dan terakhir jadi ketua 2 MPM(majelis permusyawaratan mahasiswa)...
awal mulanya pemikiran q tentang organisasi mahasiswa ini sama dengan osis waktu di sma...terjanya pemikiran q tuh salah besar..Memang caranya hampir sama tapi skala yang dituju lebih luas dari osis,,pola pikir mereka juga beda jauh..aq dulu waktu masih sekolah melihat osis tuh sangat benci karena mereka sangat sok dalam semuanya(sok memiliki sekolahan...curhat iki rek hehe)tapi setelah masuk di himpunan mahasiswa aq diajari banyak hal,,mereka juga sangat menerima sapa aja yang ingin gabung(maksudnya yang kuliah disitu..) disana banyak sukanya daripada duka entah mungkin karena sudah cocok dengan mereka..mereka juga saling menghargai antar sesama baik itu suku,,agama,,ras,,jenis kelamin...mereka juga saling menjaga dengan yang lain...
aq sukanya disana adalah mereka tau kondisi dan situasi baik itu dalam rapat maupun sehari2nya..(jika serius mereka akan serius..jika bercanda mereka akan bercanda...),,,,,pada saat mereka seriuskata2 mereka akan terasa menyakitkan jika dimasukkan dihati tapi apabila kita bisa menalarkan dengan baik akan berguna bagi kita...
tapi saat ini suasana lain jika masuk ke gedung kemahasiswaan khususnya di himpunan q tercinta...mungkin sudah pada lulus kali dan sudah ganti pengurus jadinya g ada yang bisa cocok dengan gaya kita saat bercanda dan saat serius.....
humft.....pengen balik kaya dulu lagi